Oleh Hamdan eSA Perkembangan teknologi komunikasi militer telah melahirkan sebuah konsep yang dikenal sebagai battlefield communication , yaitu sistem komunikasi yang dirancang untuk mendukung koordinasi pasukan, pengiriman perintah, pertukaran intelijen, dan pengendalian operasi tempur secara cepat dan akurat. Dalam konteks militer, komunikasi tidak hanya berfungsi sebagai alat penyampaian pesan, tetapi juga sebagai instrumen strategis yang menentukan keberhasilan operasi. Karena itu, budaya komunikasi yang terbentuk di lingkungan militer memiliki karakter yang khas, yakni hierarkis, disiplin, singkat, presisi, dan berorientasi pada tindakan. Menariknya, battlefield communication tidak selalu berhenti di medan tempur. Nilai-nilai komunikasi yang dibentuk dalam organisasi militer sering terbawa ke ruang sosial sipil ketika seorang prajurit beralih memasuki kehidupan masyarakat, birokrasi, organisasi publik, atau dunia politik. Fenomena ini menunjukkan bahwa komunikasi bukan se...